Mar 31 2008
Hipnotis Berkedok Senyuman
Seperti biasa setelah seharian penuh meninggalkan rumah untuk bekerja, kita selalu kelelahan baik fisik maupun pikiran. Hari ini aku cukup kelelahan di kantor, kerjaan yang banyak yang belum kelar-kelar plus perut kembung-ku yang belum tuntas, setiap saat sendawa terus aaeeegghhhh…. hehehe…
Jam dinding diatas kepalaku menunjukkan jam 6.30 sore, aku masih dalam kurungan cubicalku, mana belum makan lagi, perutku udah teriak-teriak -woiii kapan neh dikasi makan?- pasti seperti itu dia minta makan, tapi aku harus ngirim imel hari ini juga, agar besok pagi jawaban yang aku minta via imel sudah bisa dijawab dan aku bisa ngelanjutin kerjaanku yang never ending story ini. Setelah menghabiskan waktu sekitar 15 menitan akhirnya aku ga kuat pala udah pusing, telat makan lagi dah…
Akupun terhipnotis seketika…
Perjalanan pulang dari kantor pun banyak aku lalui dengan terkena lampu merah,
“huh… jam berapa neh sampe rumah” pikirku.
Tapi ya sudahlah mau diapain.
Perut laper, pala pusing, gerah, jadi bad mood mendadak, raut wajahku pasti udah kaya kertas koran di bejek (bahasa indonesianya apa ya??).
Setelah sampe rumah, aku pun masih merasa jutek.
Tapi seketika semua itu sirna setelah terdengar suara…
“alooo… Oom wawaa….” begitu suara itu terdengar dari balik pintu…
ah ternyata ponakanku yang masih berumur tiga tahun kurang, yang masih belum bisa bicara dengan benar, senyumannya pun terpancar dari wajahnya yang lucu.
Hal itulah yang benar-benar merubah ke-jutek-anku hari ini, setelah melihatnya ga bisa rasanya memperlihatkan ke-jutek-an itu.
Dan akupun tersenyum lebar, rasa laper, pusing dan kawan-kawannya itu hilang entah kemana dalam sekejap.
Akupun terhipnotis seketika, semuanya jadi hilang seketika yang tersisa hanya perasaan senang.
Jadi ingatlah senyuman anak kecil jika ingin merasa bahagia. cobalah….
Malaikat kecil sang perubah suasana.
Popularity: 78% [?]



